Jumat, 18 Maret 2016

MENGHUBUNGKAN DUA KOMPUTER DENGAN KABEL LAN (Peer to peer)

NAMA  : RIYAN SETIAWAN
NPM     : 17113861
KELAS : 3KA29


Peer to peer

         Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. contoh nya user A dapat menggunakan program yang di pasang di komputer B dan dapat menggunakan 1 buah printer secara bersama-sama. yang dibutuhkan untuk melakukan peer to peer ini adalah dua buah komputer/notebook,kabel LAN UTP straight/cross.

Langkah pertama sambungkan kabel LAN ke dalam port LAN di dua buah komputer/notebook


jika sudah , pada komputer A seting IP address nya dengan cara masuk ke internet access dan pilih Open Network and Sharing Center

setelah masuk, pilih Local Area Connection

Pilih Properties

kemudian pilih Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4) kemudian masuk ke properties lagi


Dan pilih Use the following IP address , lalu isi IP addreess nya contoh nya 192.168.0.1 untuk komputer A dan lakukan hal sama pada komputer B namun di bedakan di IP address nya contoh 192.168.0.2  .  Untuk mengecek koneksi, dapat dilakukan dengan perintah PING

Perintah Ping dari komputer A ke Komputer B
• Di Komputer A masuk ke Command prompt (klik Logo Windows dan R), kemudian ketik CMD maka akan tampil layar Command Prompt (layar yang berwarna hitam) lalu ketikan ping 196.168.0.2 lalu tekan enter
jika berhasil maka akan Reply, dan jika tidak berhasil maka akan seperti
Request Timed out .

dibawah ini beberapa hasil percobaan yang telah dilakukan guna memenuhi tugas kuliah yang telah di berikan dosen





sumber : http://www.tuntor.com/cara-menghubungkan-dua-komputer-dengan-kabel-lan-peer-peer/
http://marwantorozone.blogspot.co.id/2010/11/yang-dimaksud-jaringan-peerto-peer.html





Kamis, 10 Maret 2016

TUTORIAL MEMBUAT KABEL LAN

Nama : Riyan Setiawan
NPM : 17113816
Kelas : 3KA29


         Dalam membuat sebuah jaringan komputer di butuhkan beberapa alat pendukung seperti kabel LAN contoh nya. Ada 3 macam kabel LAN di antara nya kabel LAN FIBER OPTIK, kabel LAN COAXIAL dan kabel LAN UTP. Namun dalam bahasan kali ini akan di jelaskan bagaimana cara membuat kabel LAN UTP saja.

Kabel LAN UTP

Kabel Jaringan Lan UTP paling sering digunakan untuk membangun sebuah jaringan Lan karena biaya yang murah.Kabel ini memiliki empat pasang kabel didalamnya yang dilapisi oleh plastik dan menggunakan konektor RJ-45, dalam pemasangan kabel dengan konektor harus disesuaikan dengan warna nya.
Kabel UTP memiliki dua jenis yaitu Straight dan Cross,
  •     Kabel straight digunakan untuk menghubungkan dua hardware berbeda, seperti PC dan Switch.
  •     Kabel cross digunakan untuk menghubungkan dua hardware yang sama seperti PC ke PC. 
Berikut ini akan di jelaskan langkah-langkah membuat kabel LAN staright

Alat-alat yang dibutuhkan 

1. Kabel UTP
   
2. Connektor RJ45
   
3. Crimping
   
4. Gunting
   
5. Tester LAN
   

Semua barang tersebut bisa di dapatkan di toko elektronik ataupun toko komputer.

Langkah-langkah pembuatan nya.

- Langkah pertama kupas kabel UTP dengan menggunakan gunting lalu kemudian urutkan warna kabel sesuai gambar di bawah.
  








- Langkah kedua setelah kabel di urutkan masukkan kabel ke connector RJ45 dengan urutan putih oren di sebelah kiri dan coklat di sebelah kanan sampai ujung kabel nya mengenai jack nya.











- Setelah itu gunakan crimping tools nya untuk mengepres connector RJ45 dengan kabel nya dan lakukan hal yang sama di dua ujung kabel nya, langkah selanjutnya tes kabel yang sudah dibuat dengan cara memasukan kedua ujung kabel kedalam tester nya.
LAN tester

   










 Kemudian perhatikan lampu indikator nya , jika lampu nya menyala satu persatu sampai no 8 maka kabel yang sudah anda buat benar dan bisa digunakan. dan jika salah satu lampu nya tidak menyala berarti ujung kabel nya kurang mengenai jack connector nya atau kurang mentok. Demikian tutorial dalam pembuatan kabel LAN straight nya semoga bermanfaat :)




referensi :
https://deenugraha.wordpress.com/about/membuat-kabel-utp-straight-cross/
http://www.adalahcara.com/2013/06/berbagai-kabel-jaringan-komputer-lan.html

Jumat, 15 Januari 2016

DASAR-DASAR PROLOG DAN STRUKTUR PROLOG



     

       

Prolog adalah bahasa pemograman logika,di sebut juga sebagai bahasa non-procedural. Bahasa pemrograman Prolog di ambil dari bahasa prancis yaitu programmation en logiquie (pemrograman logika).bahasa ini di buat oleh Alain Colmerauer dan Robert Kowalski sekitar tahun 1972 dalam upaya untuk menciptakan suatu bahasa pemrograman yang pernyataan logika alih-alih rangkaian perintah untuk di jalankan komputer. Prolog popular di Eropa untuk aplikasi Artificial intelligence. Prolog didasarkan pada klausa-klausa Horn (Horn clauses), yang merupakan himpunan bagian dari sistem formal yang dinamakan logika predikat (predicate logic). Logika predikat menyederhanakan cara agar jelas bagaimana berpikir akan dilakukan. Prolog menggunakan variasi sintak logika predikat yang telah disederhanakan dengan demikian sintaknya mudah dimengerti dan sangat mirip dengan bahasa natural.
Prolog mempunyai mesin inferensi (infrence engine) yang merupakan suatu proses berpikir logis mengenai informasi. Mesin inferensi mempunyai pencocok pola (pattern matcher) yang akan mengambil informasi yang telah disimpan (diketahui) dan kemudian mencocokkan jawaban atas pertanyaan. Satu feature penting dari Prolog adalah bahwa, sehubungan mencari jawaban logis atas pertanyaan yang diajukan, ia dapat berhubungan dengan banyak alternatif dan mencari semua kemungkinan dari pada hanya satu solusi. Logika predikat dibangun agar mudah menerjemahkan ide-ide berbasis logika menjadi bentuk tertulis. Prolog mengambil keunggulan dari sintak ini untuk membangun suatu bahasa pemrograman yang berbasis logika. Dalam logika predikat, pertama kali harus membuang semua kata-kata yang tidak dibutuhkan dari suatu kalimat. Kemudian mentransformasi kalimat tersebut dengan mencari relasi terlebih dahulu, kemudian setelah itu melakukan pengelompokkan object. Object kemudian menjadi argumen dari relasi atas object tersebut Kalimat : Fakta dan Aturan.



         1.     DASAR-DASAR PROLOG

Fakta dan Relasi
      Fakta Adalah suatu unit yang selalu bernilai benar,fakta ini merupakan kumpulan data-data objek. Suatu fakta dibedakan dalam 2 jenis, yaitu fakta yang menunjukan relasi dan fakta yang menunjukan milik/sifat, penulisan suatu fakta selalu di akhir dengan (.)
Contoh :
Fakta
Prolog
Slamet adalah ayah Amin
ayah (slamet, amin).
Anita adalah seorang wanita
wanita (anita).
Angga suka renang dan tenis
suka(angga,renang).dan suka(angga,tenis).
Jeruk berwarna jingga
jngga(jeruk).


Aturan (“Rules”)
      Aturan adalah suatu pernyataan yang menunjukan bagaimana fakta-fakta berinteraksi satu dengan yang lain untuk membentuk suatu kesimpulan. Sebuah aturan dinyatakan sebagai suatu kalimat bersyarat. Kata “if” adalah kata yang dikenal Prolog untuk menyatakan kalimat bersyarat atau disimbolkan dengan “:-“.
Contoh :
Fakta dan Aturan
Prolog
F : Tino suka apel
A : Yuli suka sesuatu yang disukai Tino
suka(tino, apel).
suka(yuli,Sesuatu) :-  suka(tino,Sesuatu).

Setiap aturan terdiri dari kesimpulan (kepala) dan tubuh. Tubuh dapat terdiri dari 1 atau lebih pernyataan atau aturan yang lain, disebut subgoal dan dihubungkan dengan logika “and”. Aturan memiliki sifat then/if conditional “Kepala(head) benar jika tubuh (body) benar”.


Contoh : Silsilah keluarga :







Fakta dan Aturan
Prolog
F : Slamet adalah ayah dari Amin
F : Amin adalah ayah dari Badu
F : Slamet adalah kakek dari Badu
A :
Slamet adalah benar kakek Badu jika Slamet adalah benar ayah Amin dan Amin adalah benar ayah Badu.
ayah(slamet,amin).
ayah(amin,badu).
kakek(slamet,badu).

kakek(slamet,amin) :-
ayah(slamet,amin) and
ayah(amin,badu).
F : Amin adalah saudara kandung Anang
F : Amin mempunyai ayah Slamet
F:  Anang mempunyai ayah Slamet.
A :
Amin adalah benar saudara kandung Anang, jika Amin mempunyai ayah Slamet dan Anang juga mempunyai ayah Slamet.
saudara_kandung(amin,anang).
ayah(slamet,amin).
ayah(slamet,anang).


saudara_kandung(amin,anang) :-
ayah(slamet,amin) and
ayah(slamet,anang).

Pertanyaan (“Query”)
Setelah memberikan data-data berupa fakta dan aturan, selanjutnya kita dapat mengajukan pertanyaan berdasarkan fakta dan aturan yang ada. Penulisannya diawali simbol “?-“ dan diakhiri tanda “.”.
Contoh :
Pertanyaan
Prolog dan Jawaban Program
Apakah Tini suka boneka ?
?- suka(tini,boneka).
Yes ……. (jika faktanya Tini suka boneka)
No……..…(jika tidak sesuai fakta).
Apakah yang disukai Tini ?
?- suka(tini,Apa).
Apa=boneka
Siapakah yang suka boneka ?
?- suka(Siapa,boneka).
Siapa=tini
Dari contoh silsilah keluarga di atas :
Siapakah kakek Budi ?


Siapakah cucu Slamet ?


?- kakek(Siapa,budi).
Siapa=slamet

?- kakek(slamet,Cucu).
Cucu=budi ;
Cucu=badu

(jika kemungkinan ada lebih dari satu jawaban gunakan tanda “;” pada akhir setiap jawaban).




 
     2.     STRUKTUR PROGRAM PROLOG

Dalam struktur program prolog terdapat 4 macam di antara nya adalah Domain,Predicate,Variable, dan goal.

Domain

                        Domain berfungsi untuk menyatakan jenis suatu variabel seperti hal nya tipe data dalam bahasa prosedural (Pascal,C) . beberapa domain standar dalam prolog diantara nya char,integer,real,string,symbol. Contoh :
namaBunga = symbol
mataKuliah = string
nilai = integer

- Domains char dipakai pada predikat yang argumennya memiliki nilai berupa karakter tunggal,  yaitu abjad,  angka,  pungtuasi (?.!,<,...), dan operasi (+,,...). Penulisan argumen bertipe char dalam prolog diapit tanda ’...’. contoh : nilai (dita, ’A’).

- Domains string dipakai pada predikat yang argumennya memiliki nilai berupa karakter jamak yang dapat berupa kata maupun suatu tulisan (kumpulan katakata termasuk di dalamnya pungtuasi dan tanda operasi yang dapat dipisahkan spasi). Penulisan argumen bertipe string dalam prolog diapit tanda ”...”. contoh: hobi(rina,”Memasak”).

-Domains integer dipakai pada predikat yang argumennya memiliki nilai berupa bilangan bulat.
Contoh : nilai(tini,”Kalkulus”,75).

-Domains real dipakai pada predikat yang argumennya memiliki nilai berupa bilangan pecahan. Penulisan argumen bertipe real dalam prolog untuk nilai pecahan ditulis di belakang tanda titik (.). contoh: nilai(ivan, 8.75).

-Domains symbol dipakai pada predikat yang argumennya memiliki nilai berupa kumpulan karakter yang hanya terdiri dari huruf atau kata tanpa dipisahkan oleh spasi. Suatu kata  dapat disambungkan dengan kata lain dengan  tanda _ (underscore). contoh : lelaki(toni_setiawan).

Predicate

                        Dalam bahasa prolog kita perlu mendeklarasikan predikat yang ada pada bagian Predicates dan mendefinisikannya dalam bagian Clauses. Jika tidak, Prolog tidak akan mengenalnya. Namun untuk predikat standar seperti cursor, makewindow, readln, readchar dsb tidak perlu dideklarasikan.
Misalkan untuk domains seperti di atas dapat dibuat predicates
            Predicates
            menu(integer)
            data(NamaOrang, Alamat, Umur)
Deklarasi predicates dalam bagian predicates, harus disertai argumen jika memang berargumen. Nama predikat harus diawali dengan huruf, boleh besar atau kecil, selebihnya bisa huruf, angka, garis bawah, namun dianjurkan untuk dimulai dengan huruf kecil. Nama predikat tidak boleh mengandung spasi, tanda minus, asteris atau garis miring.

Variable
                        Variabel merupakan sebuah interpretasi yang digunakan untuk menemukan
nilai dari sebuah klausa. Variabel harus diawali dengan huruf besar. Contoh :

- suka(andi,X) .
            X = eskrim
- anakperempuan(lila, X).
            X = agus

Variabel yang memiliki beberapa value kamu dapat memunculkan nilai lain dengan
menekan tombol (;)

Deskripsi Rekrusif dari Sebuah Hubungan
Nah ini yang gak kalah penting, Rekursif ini digunakan untuk mencari seluruh dari
child dari sebuah tree. Intinya, misalkan terdapat sebuah keluarga terdapat kakek,
ayah, dan anak. Maka untuk mendapatkan seluruh keturunan dari kakek, yaitu kakek,
ayah, anak, anaknya anak dan seterusnya kita membutuhkan rekursif.




Representasinya seperti berkut
turunan(X,Y) :- antiturunan(Y,X).
turunan(X,Y) :- antiturunan(Y,Z), turunan(X,Z).

Goal

Goal dalam turbo Prolog ada 2 macam yakni :
a. Goal eksternal
b. Goal internal

            Goal eksternal diketikkan langsung pada bagian ‘goal’ : di jendela dialog pada kompiler terpadu Turbo Prolog. dengan cara ini kita hanya bisa menjalankan program dari lingkungan kompiler Turbo Prolog. Untuk dapat dijalankan di lingkungan DOS kita harus menggunakan goal internal yang di simpan pada bagian Goal. Sebenarnya goal inilah yang dicari dan dipanggil pada saat program dijalankan. Jika goal tercapai, program berhenti dengan berhasil, tapi jika sebaliknya, program berhenti dalam keadaan gagal.
Contoh :
            Predicates
                        tulis(string)
            Goal
                        tulis(X),
                        write(X).
            Clauses
                        tulis(“Bandung”).
                        tulis(“Yogya”).
                        tulis(“Jakarta”).
Program ini pertama akan memanggil goalnya, yang terdiri dari sub goal tulis dan write. Ini artinya, goal akan memanggil klausa tulis. Di bagian clauses, terdapat tulis yang berupa fakta. Prolog akan mencarinya dari paling atas, diperoleh tulis(“Bandung”). Ini berarti sub-goal tulis(X) berhasil dengan X terikat dengan nilai “Bandung”. Selanjutnya Prolog membuktikan sub-goal kedua yakni write(X). Ini pasti berhasil dan program berhenti. Jika goal diajukan dari luar (dari jendela Goal, goal internalnya dibuang), kemudian kita tuliskan : tulis(X) [enter], akan tertulis pada layar :
            X = Bandung
            X = Yogya
                 X = Jakarta


sumber :